Selamat datang di blog paling tidak jelas sedunia.. nikmati selagi anda bisa, dan tinggalkan selagi tidak lagi menyenangkan... hehehehe.. di sebelah kiri adalah beberapa hasil jepretan yang murni dari kamera sendiri. Mudah-mudahan anda terhibur...

Jumat, 20 Februari 2009

Beras mahal

Beras mahal…!! beras mahal…!!
Kalimat seperti ini yang terdengar keras belakangan di awal tahun 2007 ini. Di saat semua harga barang sedang tinggi-tingginya, satu yang paling banyak mengena ke masyarakat luas yaitu beras mahal...!! betapa tidak, di Jakarta saja, beras bisa mencapai harga Rp. 7000,- per kg nya.

Kenapa hal ini bisa terjadi ?

Dari sudut pandang dunia pertanian, dapat kita analisa sedikit.. beras berasal dari padi yang ditanam di seluruh wilayah Indonesia. Beberapa hal mempengaruhi harga beras dari petani adalah sbb:
benih
pupuk
serangan hama global
bahan bakar
keberadaan tengkulak
peran serta koperasi

Untuk bisa melihat secara inplisit permasalahannya, akan lebih baik kita membahas poin diatas satu persatu.

I. Benih
Benih yang didapat petani pada saat ini sudah sedemikian mudahnya, karena sedemikian banyaknya produsen benih yang mempunyai jaringan di seluruh Indonesia. Hal ini membuat petani tidak begitu mempersoalkan supply benih di daerahnya masing-masing.
Akan tetapi yang menjadi permasalahan pelik mengenai benih pada saat ini adalah banyak beredarnya benih-benih palsu yang tidak terditeksi hingga benih ini sudah diaplikasi di lapangan. Hasil panen yang tidak sesuai dengan teori yang dtawarkan oleh produsen benih sering terjadi. Dari tanaman yang mudah terserang penyakit hingga hasil panen yang menurun adalah hasil dari benih palsu yang beredar di masyarakat.

II. Pupuk
Tidak berbeda jauh dengan benih, produsen pupuk yang mengembangkan sayap usahanya di Indonesia terbilang banyak. Dari perusahaan BUMN hingga swasta.
Akan tetapi kelangkaan pupuk di Indonesia masih sering terjadi. Kemana semua pupuk yang ada? Sejak tahun 1970-an, petani Indonesia disosialisasikan untuk menggunakan pupuk yang katanya untuk intesifikasi pertanian. Akan tetapi ada impact jangka panjang yang dilupakan oleh para ahli-ahli pertanian jaman itu. Penggunaan pupuk kimia mengakibatkan tanah dan tanaman menjadi ”manja” pupuk, selain itu tanah menjadi semakin miskin hara dan dosis pupuk yang harus digunakan tahun demi tahun semakin meningkat apabila kita ingin menambah hasil panen pertanian. Otomatis biaya yang dibutuhkan petani menjadi semakin mahal.

III. Serangan Hama Global
Hama menjadi faktor penting yang merusak keberhasilan hasil panen pertanian. Hal ini terjadi karena penyeragaman tanaman di satu luasan areal tertentu yang mengakibatkan bahan makanan hama semakin banyak dan populasi hama semakin tinggi. Populasi hama menjadi semakin tidak terkendali dikala populasi predator alami dari hama ini sangat kurang. Hal ini bisa diakibatkan oleh tingkat regenerasi dari predator yang rendah dan juga pestisida yang digunakan oleh para petani justru lebih banyak membunuh predator alami dari hama yang sebenarnya merusak tanaman.
Fuso adalah istilah yang biasa disebut dalam kegagalan panen yang diakibatkan oleh serangan hama. Apabila ini terjadi, petani tidak bisa berbuat banyak dan hanya berharap dan melakukan usaha agar musim panen berikutnya ini tidak terjadi.

IV. Bahan Bakar
Digunakan untuk tenaga penggerak traktor pengolah tanah dan lebih berperan besar dalam transportasi angkutan hasil panen. Bahan bakar ini yang menggerakkan alat transportasi pengangkut hasil panen hingga ke pengguna.
Anda sudah dapat melihat sendiri dampak kenaikan harga BBM pada barang-barang kebutuhan kita. Tidak usah terlalu dalam kita bahas dampak bahan bakar pada petani. Yang pasti... Besar sekali !!

V. Keberadaan Tengkulak
Mereka datang sebagai penyelamat petani dikala kesulitan keuangan melanda. Menawarkan bantuan keuangan disaat tanaman dalam masa pertumbuhan vegetatif dan disaat yang sama para petani sedang membutuhkan uang untuk kebutuhan sehari-hari karena pengeluaran yang sudah sedemikian besar untuk tanaman mereka.
Hal ini membuat tengkulak bisa berbuat sesuka hati dalam menentukan harga beras.

VI. Peran Serta Koperasi
Banyak hal positif yang bisa dilakukan petani di daerah. Sebagai simpan pinjam hingga membeli hasil pertanian. Saya tidak memantau banyak, apa yang terjadi dengan koperasi pedesaan saat ini. Apbila berjalan dengan semestinya, hasilnya akan sangat baik sekali bagi kestabilan harga beras di pasaran hingga saat ini.

Selain hal di atas, peran serta pemerintah pun sangat dibutuhkan dalam memantau pergerakan beras dari produksi benih hingga beras sampai ke tangan pengguna. Bulog yang notabene adalah salah satu tangan pemerintah dalam sebagian proses ini, tidak dapat berbuat banyak dalam mengendalikan harga beras saat ini. Disamping beras yang diperjualkan kualitasnya sangat rendah, target pasar yang difokuskan pada rakyat miskin yang membutuhkan pun tidak sampai karena banyaknya pedagang yang membeli dengan uang lebih.

Ilmuwan di bidang pertanian sudah banyak berbuat sesuatu pada dunia pertanian, sayangnya hal ini banyak yang tidak sampai ke masyarakat luas.

Pengalaman saya di IPB di tahun 90-an ketika masih banyak mahasiswa dari Malaysia yang belajar di sana, saat ini pertanian mereka jauh lebih baik dari kita. Thailand yang dulu kita eksport beras kepada mereka, saat ini sudah mampu membanjiri pasar retail kita dengan produk-produk pertanian mereka bahkan pertanian mereka banyak dijadikan contoh bagi negara lain. Lengkeng bangkok dan durian monthong adalah produk yang paling banyak menarik perhatian di negara kita. Vietnam yang dari dulu selalu kekurangan beras, saat ini beras mereka sudah mulai membanjiri Indonesia.

Sedih melihat keadaan seperti ini, seharusnya membangkitkan rasa nasionalisme kita untuk bisa bangkit dari keterpurukan.

Ini bukan saatnya kita saling menyalahkan untuk kepentingan ego sendiri. Kerahkan semua usaha dan kerja keras. Bekerja sama untuk kemajuan jauh lebih baik. Banyaknya cara yang digunakan, seharusnya bukanlah menjadi kompetisi melainkan harus menjadi pekerjaan yang mempunyai misi yang sama yakni kebangkitan pertanian Indonesia.

Jangan sampai ada pekik lagi di masyarakat.. Beras mahal !!

2 komentar:

  1. sepertinya anda perlu klik ke www.optikadil.blogspot.com untuk membantu melihat lebih jelas, memaknai khazanah pencerahan BERTANI dari kacamata berbeda.

    BalasHapus
  2. terima kasih atas komentarnya, dan saya sangat berbesar hati untuk menerimanya. akan tetapi sebuah kajian adalah subjektif dan sangat terpengaruh oleh pola berpikir si empunya. pencerahan buat saya adalah terlalu personal, karena sebanyak apapun yg saya dan kita semua baca atau telaah, toh semua berpaling pada kita sendiri.
    tetapi diatas semua itu, saya tetap bersyukur karena anda mau memberikan komentar disini. terima kasih banyak.

    BalasHapus

Silakan untuk berkomentar.. Saya berharap input positif yang membangun yang anda ketikkan. :)